17 February 2009 by jogjabergetar
Senyum ompongmu menghiasi lamunku..kau ingatkan ak di masa kecilku dengan radio kecil ditanganmu kau panggil ak..kau beri ak uang untuk beli mainanku sungguh takkan pernah kulupakan itu.setelah dewasa kini hariku lebih bersamamu ku antar kau ambil pensiunmu kau beri ak uang sebagai pengganti bensinku thanks mbah….
tapi kini kau pergi tinggalkan ak sendiri,memangbenar rumah sakit tempat terakhir ku melihat senyummu..setelah kau pulang akbelum sempat berbincang denganmu tapi kau tinggalkan ak sungguh pilu rasanya..kau hanya terdiam kaku di tempat tidurmu rasa duka menylimutiku tapi ak harus tabah melihatmu mbah.. moga itu jalanterbaik yang di berikan alloh SWT buat simbah dari pada sakit teruz … ak doakan semoga engkau tenang disana..amin.
Posted in Tak Berkategori | No Comments »
26 January 2009 by jogjabergetar
Ak kaget saat diya katakan itu ak gelisah mendengar ucapannya, entah ada apa dengannya kini, ak hanya bisa meratapi dan mengikuti alur jalannya ak hanya bisa bertahan karena ak sudah kehilangan bagian terindah dari dirinya mungkin ak harus menunggu entah sampai kapan. Ak hanya berharap diya senang dengan keputusannya ..senyum manis nya selalu membayangi seolah seperti enggan untuk memulai permainan baru ak hanya bisa membalas dengan senyum palsuku .bagamanapun diya permataku ak takingin diya kecewa kepadaq ak hanya ingin diya tahu.mungkin perubahan harus ak lakukan untuknya bila saatnya tiba ak akan berusaha rela untuk melepasnya biarpun batinku meronta ak takkan mempedulikannya..satuhal yang ak ingin tunjukkan padanya ak hanyalah pria dengan balutan dosa yang mungkin tak pantas untuknya…semoga harimu selalu indah dengan sejuta harapan tanpa beban yang menyibukkan .
Posted in Tak Berkategori | No Comments »